Tanpa kompas, aku melangkah,
Tersesat dalam dunia yang penuh resah.
Berjuta alasan tak bisa selamatkan,
Aku tetap di sini, terperangkap di kegelapan.
Aku terjebak di ruang tanpa cahaya,
Dimensi gelap yang penuh dengan tanya.
Berjalan sendiri, suara langkah menggema,
Melarikan diri, tapi dunia tetap menghantui jiwa.
Langit hitam tak berujung di atas kepala,
Bintang pun hilang, seakan tak ada makna.
Aku bersembunyi di balik ribuan alasan,
Tak ingin tersesat, tapi tetap kehilangan.
Tanpa kompas, aku melangkah,
Tersesat dalam dunia yang penuh resah.
Berjuta alasan tak bisa selamatkan,
Aku tetap di sini, terperangkap di kegelapan.
Takdir adalah misteri, tapi tak perlu ditakuti,
Setiap mimpi besar dimulai dari langkah kecil ini.
Jatuh bangun itu pelajaran, bukan akhir cerita,
Kita adalah pejuang, bukan sekadar penonton drama.
Bahkan tanah kering akan disapa hujan,
Meski lama, harapan tak pernah dilupakan.
Jangan berhenti, walau hati terasa letih,
Ada pelangi di ujung perjalanan yang gigih.
Tanpa kompas, aku melangkah,
Tersesat dalam dunia yang penuh resah.
Berjuta alasan tak bisa selamatkan,
Aku tetap di sini, terperangkap di kegelapan.
Jika malam datang dan aku tersesat,
Kau tetap bersinar, meski dunia penat.
Aku tahu kau ada, selalu setia,
Menyinari jalanku, tak pernah sia-sia.