Kita tumbuh di jalan yang sama
Bermain, tertawa dalam belaian nada
Kadang bertengkar, lalu saling diam
Tapi tak pernah benar-benar hilang
Kau ajarkan arti bertahan
Sekarang aku sendiri di persimpangan
Kau pergi tuk selamanya
Tinggalkan ruang yang tak tergantikan
Bayangmu masih di setiap langkah
Dan suaramu di dalam dada
Masih teringat senyum di pagi hari
Saat kau bilang, “jangan takut bermimpi”
Kini dunia terasa sunyi
Hanya angin yang jawab rinduku ini
Kau adalah rumah yang hilang
Namun kasihmu tetap terukir nyata
Kau pergi tuk selamanya
Tinggalkan ruang yang tak tergantikan
Bayangmu masih di setiap langkah
Dan suaramu di dalam dada
Andai waktu bisa terulang
Kan kupeluk sebelum kau hilang
Kini doa jadi bahasa
Yang mengikat dua jiwa tak berjarak
Kau pergi tuk selamanya
Tapi cintamu abadi di setiap hembusan
Kau pergi tanpa pesan
Namun di hatiku… kau tetap berjalan
Ohh… tetap berjalan… tetap di sini…
Semangatmu....