Setiap hari ku bangun pagi
Menyiapkan sarapanmu rapi
Tak pernah kau ucap terima kasih
Serasa aku ini bayangan dalam rumahmu
Setiap malam ku masih bekerja
Sedang engkau duduk tertawa
Tak pernah kau tanya bagaimana rasanya
Menjadi istrimu seperti pembantu saja
Kuingin kau dengar keluhanku
Hatiku puasku terbakar rindu
Ku bukan sekadar pelayan di rumahmu
Aku istrimu ku butuh cintamu
Bukan tak ikhlas melayani
Namun ku ingin dihargai
Di balik senyuman di wajahku
Ada luka yang tak kau tahu
Mungkin kau lupa aku wanita
Bukan boneka yang kau perintah
Ku ingin rasa kita seimbang
Bukan cuma aku yang berjuang
Kuingin kau dengar keluhanku
Hatiku puasku terbakar rindu
Ku bukan sekadar pelayan di rumahmu
Aku istrimu ku butuh cintamu