Kaktus berdiri di tanah gelap
Akar menunggu di sunyi yang pekat
Mimpi tentang awan yang cepat lenyap
Datang sebentar lalu hilang sekejap
Oh kaktus dalam hujan
Menari lewat luka yang disimpan
Serap tetes, biar masuk perlahan
Badai malam biar datang pelan-pelan
Duri jadi tameng di tubuh keras
Matahari senyum tapi tak membalas
Setetes air bagai emas terbatas
Hadiah kecil dari dunia yang bias
Guruh berbisik kelam
Ke mana air ini tenggelam
Oh kaktus dalam hujan
Menari lewat luka yang disimpan
Serap tetes, biar masuk perlahan
Badai malam biar datang pelan-pelan
Bunga gurun yang liar dan dalam
Mengubah sunyi jadi ruang nyaman
Setiap badai jadi janji diam-diam