(Verse 1)
Mengikuti arus, seperti daun yang terlepas
Terseret sungai, menuju bias cahaya
Di ambang takut, hati ini terhempas
Merasakan cinta, lalu rindu menyesak jiwa
(Pre-Chorus)
Jejakku kosong, sentuhanmu kuraba
Hangatmu menjalari, relung sanubariku
Kugenggam waktu, ingin kuhentikan semua
Namun takdir bicara, kau pergi meninggalkanku
(Chorus)
Tak pernah kudusta, selalu teringat nyata
Kilau matamu, kehangatan jemarimu
Dulu ku enggan, mencari makna cinta
Kini rindu mencekik, mengikat jiwaku
(Chorus)
Kau hadir dan berlalu, bagai embun pagi
Kuterima semua, dengan lapang hati
Mata terpejam, bisik kalbu menggumam
Di ruang rindu kita, selalu bertemu kembali
(Verse 2)
Bayanganmu menari, dalam setiap hembusan
Suara namamu, mengusik lelap tidurku
Aku bertanya, mengapa begitu cepat perjalanan
Kenangan indah, kini terasa membeku
(Pre-Chorus)
Jejakku kosong, sentuhanmu kuraba
Hangatmu menjalari, relung sanubariku
Kugenggam waktu, ingin kuhentikan semua
Namun takdir bicara, kau pergi meninggalkanku
(Chorus)
Tak pernah kudusta, selalu teringat nyata
Kilau matamu, kehangatan jemarimu
Dulu ku enggan, mencari makna cinta
Kini rindu mencekik, mengikat jiwaku
(Chorus)
Kau hadir dan berlalu, bagai embun pagi
Kuterima semua, dengan lapang hati
Mata terpejam, bisik kalbu menggumam
Di ruang rindu kita, selalu bertemu kembali
(Bridge)
Mungkin ini adalah melodi perpisahan
Mengajar hati 'tuk melepas kenangan
Meski raga terpisah, jiwa takkan hilang
Cinta ini abadi, tak lekang oleh masa
(Outro)
Selalu bertemu... dalam rindu...
Rindu itu abadi...
Di sini... bersamamu...