Tutup Mulut
Membuka bibir keluar kalimat kosong
Satu kata tak bernilai kau omong
Terlihat banyak membelalakan mata
Setiap terucap darimu menggelak tawa
Lebih baik dan bijak kau diam saja
Daripada berucap menjadi tak berharga
Tutup mulut dan biar orang kira
Kau bodoh itu sudah hal biasa
Daripada engkau membuka suara
Semakin memperjelas siapa kau sebenarnya
Sehingga akan mempertegas Kebodohannya terlihat jelas
Jangan berpikir bicara lantang sebuah jawaban
Padahal hanya nada yang tak berkesan
Lebih baik berdiam diri dalam keheningan
Daripada terapung - apung dalam kebisingan
Tak perlu apa yang mau kau katakan
Diam bisa jadi sebuah bentuk pertahanan
Tutup mulut dan biar orang kira
Kau bodoh itu sudah hal biasa
Daripada engkau membuka suara
Semakin memperjelas siapa kau sebenarnya
Sehingga akan mempertegas Kebodohannya terlihat jelas
Bijak itu adalah sederhana
Maka menjadikan lebih berharga
Jangan berpikir bicara lantang sebuah jawaban
Padahal hanya nada yang tak berkesan
Lebih baik berdiam diri dalam keheningan
Daripada terapung - apung dalam kebisingan
Tak perlu apa yang mau kau katakan
Diam bisa jadi sebuah bentuk pertahanan
Tutup mulut dan biar orang kira
Kau bodoh itu sudah hal biasa
Daripada engkau membuka suara
Semakin memperjelas siapa kau sebenarnya
Sehingga akan mempertegas Kebodohannya terlihat jelas
Sisa kata hanyalah debu
Yang hilang ditelan waktu.