Verse 1
Pagi jatuh di rambutmu
Waktu diam sebentar di sana
Aku belajar mencintai sunyi
Sejak namamu jadi rumah
Kita tak pernah berjanji
Tentang selamanya yang pasti
Namun di matamu aku temukan
Tempat pulang yang ingin kutinggali
Pre-Chorus
Jika dunia berisik oleh ragu
Biarlah kita tetap saling tahu
Bahwa cinta tak selalu lantang
Kadang ia tinggal, tanpa alasan
Chorus
Ku ingin menua bersamamu
Di sisa hari yang sederhana
Menyebut namamu perlahan
Saat waktu lupa caranya berlari
Ku ingin menua bersamamu
Bukan dengan janji yang berlebihan
Cukup duduk, saling diam
Dan tahu… kita saling ada
Verse 2
Aku tak takut garis di wajahmu
Atau langkah yang mulai melambat
Karena di setiap perubahanmu
Aku menemukan diriku yang lain
Bila hujan turun lebih lama
Dan cerita kita tak selalu terang
Aku ingin tetap di sisimu
Menjadi teduh yang kau kenang
Pre-Chorus 2
Kita tak perlu selalu menang
Cinta bukan tentang siapa paling kuat
Asal kita masih saling genggam
Aku siap kalah oleh waktu
Chorus
Ku ingin menua bersamamu
Di antara tawa yang mulai jarang
Menyimpan kenangan kecil
Sebagai bukti kita pernah berjuang
Ku ingin menua bersamamu
Saat dunia tak lagi ramah
Selama napas masih menemukanmu
Aku tahu, aku tak salah memilih arah
Bridge (Abstrak & Puitis)
Kelak kita adalah cerita
Yang dibaca angin di beranda
Nama kita tak lagi muda
Namun cintanya tak pernah selesai
Jika suatu hari aku lupa
Ajari aku mencintaimu kembali
Dengan caramu menatap dunia
Seolah aku masih yang pertama
Final Chorus
Ku ingin menua bersamamu
Tanpa takut kehilangan waktu
Karena setiap detik yang menua
Adalah cinta yang belajar bertahan
Ku ingin menua bersamamu
Hingga kata “nanti” tak dibutuhkan
Jika hidup harus berakhir di mana saja
Biarlah di sisimu aku pulang
Outro
Ku ingin menua…
Bersamamu.