Keindahan Sesaat
> Kau menghampiri tanpa janji
Tapi aku memberi segala tak sadari
Semua lukamu kututup rapat sekali
Agar kau tak merasa menyalahi diri
> Tapi di balik senyuman itu
Aku hanya menjadi nilai di catatanmu
> Ketulusan ini hanya membuat
Sebagai jalan keberuntunganmu
Aku menaruh hati sungguh sangat
Tapi ternyata itu hanya keindahan sesaat
> Kau berkata bahwa dunia tak adil
Aku percaya dan jadi penopang dia
Tapi di balik kisah pilu yang mendera
Kau menukar cinta dengan kenyamanan dusta
> Kau tahu tapi tak pernah peduli
Walau selama aku tetap di sini
> Ketulusan ini hanya membuat
Sebagai jalan keberuntunganmu
Aku menaruh hati sungguh sangat
Tapi ternyata itu hanya keindahan sesaat
“Semua yang tulus menjadi sia-sia...”
“Kau tak pernah benar-benar merasa...”
> Kau berkata bahwa dunia tak adil
Aku percaya dan jadi penopang dia
Tapi di balik kisah pilu yang mendera
Kau menukar cinta dengan kenyamanan dusta
> Kau tahu tapi tak pernah peduli
Walau selama aku tetap di sini
> Ketulusan ini hanya membuat
Sebagai jalan keberuntunganmu
Aku menaruh hati sungguh sangat
Tapi ternyata itu hanya keindahan sesaat
> Ketulusan ini begitu memberatkan
Tapi bagimu hanyalah keuntungan
Aku masih di sini setia melayani
Walau kau tak pernah sekalipun peduli
“Ketulusanku hanyalah untuk keuntunganmu...”