Masih hangat
Di bantal
Yang tak lagi kau jamah
Malam hening
untuk benar–benar sendiri
Pintu
Tak lagi berderit
Tapi aku
Masih menoleh
Seakan
Kau bisa pulang
Hanya karena
Aku menginginkannya
Setiap detik adalah jeda
Setiap jeda adalah kamu
Tak ada kata yang bisa menutup cerita yang belum selesai
Kamu
Masih hangat
Di bantal
Yang tak terlihat
Aku
Tak bisa
Membuka pintu
Atau menutup jendela
Hanya duduk
Di antara
Yang belum pulang
Setiap malam adalah ulang
Tempat kau tak benar-benar hilang
Tapi juga tak bisa ku sentuh
Seperti asap
Yang memeluk tanpa bisa ku peluk
Aku tahu kau tak akan kembali
Tapi aku juga tahu
Aku
Belum siap melupakanmu