Di tengah malam aku berlari
Berkejaran dengan bayang sepi
Angin berbisik ceritakan misteri
Menembus kalbu dengan luka sakit
Langit memerah saat fajar tiba
Cahaya mentari yang penuh damba
Aku terdiam di tepi harapan
Menanti hilangnya rasa kenangan
Langit berseri saat pagi menyapa
Hangat mentari membelai gelisah
Aku terpaku di ujung angan
Menanti luruhnya jejak kenangan
Di lorong sunyi kita bertemu
Dua insan dengan hati beku
Kebetulan yang aneh namun benar
Kita terpaut tanpa bicara
Batu jalanan jadi saksi bisu
Langkah-langkah kita saling menyatu
Setiap debu punya cerita lama
Mengalir bersama mimpi yang fana
Aroma hujan menyelimuti kita
Semua luka perlahan sembuh juga
Melangkah maju tinggalkan kelabu
Temukan jalan dengan jiwa baru
Di lorong sunyi kita bertemu
Dua insan dengan hati beku
Kebetulan yang aneh namun benar
Kita terpaut tanpa bicara
Di lorong sunyi kita bertemu
Dua insan dengan hati beku
Kebetulan yang aneh namun benar
Kita terpaut tanpa bicara
Di lorong sunyi kita bertemu
Dua insan dengan hati beku
Kebetulan yang aneh namun benar
Kita terpaut tanpa bicara