Kamu muncul tanpa aba-aba
Seperti bunga liar di jalan kota
Nggak minta disiram, nggak minta dijaga
Tapi tiba-tiba tumbuh di dada
Aku panik, kamu malah senyum
Katanya cinta itu memang random
Bunga liar di hatiku
Tumbuh subur karena senyummu
Nggak ada pupuk, nggak ada hujan
Tapi mekar, bikin hati berantakan
Kamu nggak rapi, tapi unik
Kamu nyebelin, tapi bikin candu instan
Kalau dunia ini kebun raya
Kamu tanaman favoritku selamanya
Aku siram dengan candaan receh
Eh kamu malah ketawa meleleh
Bunga liar di hatiku
Tumbuh subur karena senyummu
Nggak ada pupuk, nggak ada hujan
Tapi mekar, bikin hati berantakan
Kalau cinta ini ditaruh di vas
Takut kering, takut cepat lepas
Biar saja tumbuh liar begini
Asal kamu tetap di sisi
Bunga liar di hatiku
Tumbuh subur karena senyummu
Nggak ada pupuk, nggak ada hujan
Tapi mekar, bikin hati berantakan
Biar liar, biar nakal
Asal kamu tetap jadi modal