Lampu kota masih menyala
Aku berjalan tanpa tujuan
Suara malam jadi saksi
Pikiran yang tak pernah diam
Jejak langkah di trotoar
Basah oleh sisa hujan
Semua tanya berputar
Tapi jawabannya diam
Ahhh
Aku pernah yakin
Semua akan baik-baik saja
Tapi waktu tak bertanya
Ia hanya berlalu saja
Wooo
Bukan salahmu, bukan salah siapa
Aku hanya kalah, dengan tenang
Poster lama di dinding kamar
Masih tersenyum seperti dulu
Janji kecil yang pernah besar
Kini tinggal debu waktu
Aku bicara pada bayangan
Di kaca yang retak pelan
Mencari arti kehilangan
Di antara hal yang tak terucap
Aku pernah berharap
Diam bisa menyembuhkan
Tapi sunyi terlalu jujur
Ia ajarkan keikhlasan
Aku pergi tanpa alasan
Wooaa
Aku hanya kalah dengan tenang
Mungkin nanti
Kita bertemu lagi
Tanpa luka
Tanpa perlu saling mengerti
Lampu kota perlahan padam
Langkahku ikut menghilang
Tanpa alasan
Aku belajar melepaskan