Cuma Di Permukaan
Lautan itu dalam, tapi kau hanya lihat riaknya
Menilai dari birunya, tak tahu lubuk di dalamnya
Kau sebut tenang, padahal menyimpan gelombangnya
Kau panggil indah, tapi tak pernah menyelamnya
Kau berhenti di tepi pantai dengan sengaja
Tapi tak pernah merasakan air asinnya
Aku bukan cuma bisa dilihat dipermukaan
Aku sebenarnya dalam dan penuh kedalaman
Kau takkan tahu dan bagaimana menjelaskan
Jika tak tenggelam secara bersamaan
Gelombang datang bukan sekadar hiasan
Ia bicara dengan bahasa kehilangan
Tapi kau sibuk memotret senja di awan
Saat hati ini telah karam di pusaran
Kau percaya panorama penuh warna
Tapi bukan pengetahuan yang nyata
Aku bukan cuma bisa dilihat dipermukaan
Aku sebenarnya dalam dan penuh kedalaman
Kau takkan tahu dan bagaimana menjelaskan
Jika tak tenggelam secara bersamaan
Dan semua yang kau lihat dimata
Hanyalah pantulan bayang maya
Aku tetap menunggu di bawah sana
Di tempat sunyi yang tak bernama
Gelombang datang bukan sekadar hiasan
Ia bicara dengan bahasa kehilangan
Tapi kau sibuk memotret senja di awan
Saat hati ini telah karam di pusaran
Kau percaya panorama penuh warna
Tapi bukan pengetahuan yang nyata
Aku bukan cuma bisa dilihat dipermukaan
Aku sebenarnya dalam dan penuh kedalaman
Kau takkan tahu dan bagaimana menjelaskan
Jika tak tenggelam secara bersamaan
Lautan itu dalam...
Tapi kau menilainya dari permukaan
Aku hanyalah arus yang diam
Membawamu... ke dalam perlahan