Wibisana Ksatria Kebenaran
pop rock commercial, woodwind, violin, trombone, saxophone, guitar nylon, string acoustic, piano, music tradisional javanese, orchestral, romantic, ballad
Di tengah istana megah nan suram
Wibisana dalam dilema yang tajam
Antara keluarga dan kebajikan
Hatimu memilih jalan kebenaran
Wibisana, kau tinggalkan tahta,
Demi kebaikan yang kau jaga.
Kebenaran lebih berharga,
Daripada darah yang melukai jiwa.
Rahwana, saudara yang kau hormati,
Terbutakan nafsu, tak peduli nurani.
Namun kau tahu mana yang benar,
Bersama Rama, kau jadi sinar.
Wibisana, kau tinggalkan tahta,
Demi kebaikan yang kau jaga.
Kebenaran lebih berharga,
Daripada darah yang melukai jiwa.
Dituduh pengkhianat, dihina keluarga,
Namun langkahmu takkan pernah sirna.
Kau buktikan arti kesetiaan,
Pada kebenaran yang tak tergoyahkan.
Wibisana, kau tinggalkan tahta,
Demi kebaikan yang kau jaga.
Kebenaran lebih berharga,
Daripada darah yang melukai jiwa.
Kini kau dikenang sebagai bijaksana,
Sosok setia pada norma dan cinta.
Wibisana, nama yang tak terganti
Pengingat bahwa kebenaran takkan mati.