Hai kau pemilik seluruh rasa
Datang mendekap jiwa yang luka
Bersama asa yang kian lara
Sang pembawa pesan dan tawa bahagia
Kamu yang kini tak lagi ada
Kini menjadi penyebab luka
Pergi membawa kunci pintu yang tertutup
Melangkah dari rumah yang kian redup
Aku telah terbawa seluruhnya
Tak ada lagi yang kan tersisa
Runtuh apa yang telah kusebut semesta
Kini ku hanyalah raga yang tak berjiwa
Kanyaahmu meninggalkanku
Lukaiku dengan ragumu
Merelakan kita yang dulu
Terlukiskan perih yang membelenggu
Aku telah terbawa seluruhnya
Tak ada lagi yang kan tersisa
Runtuh apa yang telah kusebut semesta
Kini ku hanyalah raga yang tak berjiwa
Untukmu jiwa yang terluka
Untukmu jiwa yang kudamba
Di antara banyaknya hitam
Aku terdiam menggenggam
Untukku jiwa yang meluka
Untukku jiwa yang mendamba
Di antara luasnya hitam
Aku terdiam tanpa genggam
Aku telah terbawa seluruhnya
Tak ada lagi yang kan tersisa
Runtuh apa yang telah kusebut semesta
Kini ku hanyalah raga yang tak berjiwa