Di pasar malam, lampu berkelip,
Nada Asyik bercampur irama.
Kita bergoyang, lupa segala resah,
Persatuan hadir dalam tarian yang ramah.
Dari desa ke kota, hati berdentum,
Irama cinta satukan kita dalam harum.
Bersama kita menari, di bawah bintang-bintang,
Persatuan di hati, takkan pernah hilang.
Goyang dangdut, irama melebur,
Kita bernyanyi, dunia jadi lebih indah.
Di sawah hijau, di jalanan kota,
Kita bertawa, tak ada yang tersisa duka.
Suling dan tabla berpadu dalam harmoni,
Persatuan kita, cinta yang tak pernah pergi.
Dari desa ke kota, hati berdentum,
Irama cinta satukan kita dalam harum.
Bersama kita menari, di bawah bintang-bintang,
Persatuan di hati, takkan pernah hilang.
Goyang dangdut, irama melebur,
Kita bernyanyi, dunia jadi lebih indah.
Angin berbisik, bawa lagu pemandu,
Bersama kita goyang, tak ada yang ragu.
Dari Sabang sampai Merauke, kita satu,
Persatuan jiwa yang merdu.
Bersama kita menari, di bawah bintang-bintang,
Persatuan di hati, takkan pernah hilang.
Goyang dangdut, irama melebur,
Kita bernyanyi, dunia jadi lebih indah.
Bersama kita menari, hati bergembira,
Persatuan abadi, dalam irama cinta.