Mengangkat Diri Dengan Merendahkan
Kau tersenyum saat orang lain jatuh
Langkahmu ringan tapi jiwa rapuh
Bicaramu tajam membelah ruang
Dan kekosongan yang menerawang
Kau sebut dirimu pemenang sejati
Tapi injak luka dan kau tak mengerti
Mengangkat nama di atas nestapa
Cara itu hanya kan buatmu merana
Menaikkan diri dengan merendahkan
Hanya cocok bagi yang takut berjalan
Tak mengetahui cara untuk tumbuh
Memanjat bayangan lalu jatuh luruh
Kau berpikir dunia bisa kau atur
Hanya karena kau teriak paling jujur
Tapi kejujuran tak lahir dari cibiran
Tinggi bukan dari panggung sorotan
Mengangkat diri dengan merendahkan
Bukan cara jiwa yang matang bertahan
Itu jalan yang semu dan mudah rapuh
Dari mereka yang tak tahu cara tumbuh
Saat tumbuh butuh darah dan luka
Butuh diam untuk dengarkan suara
Bukan menjatuhkan untuk meninggi
Juga bukan menginjak untuk berarti
Menaikkan diri dengan merendahkan
Hanya cocok bagi yang takut berjalan
Tak mengetahui cara untuk tumbuh
Memanjat bayangan lalu jatuh luruh
Kau berpikir dunia bisa kau atur
Hanya karena kau teriak paling jujur
Tapi kejujuran tak lahir dari cibiran
Tinggi bukan dari panggung sorotan
Mengangkat diri dengan merendahkan
Bukan cara jiwa yang matang bertahan
Itu jalan yang semu dan mudah rapuh
Dari mereka yang tak tahu cara tumbuh
Menaikkan diri dengan merendahkan
Adalah kedok yang hilang tersamarkan
Ketika tumbuh tak butuh kegaduhan
Ia hadir lembut kuat tanpa sentuhan
Yang benar tak perlu bersuara keras
Kan dikenal dari jejak tulus dan jelas