Mereka duduk di kursi emas,
Telinga tuli, mata buta,
Janji manis tinggal bangkai,
Suara kami dibungkam paksa!
Kami teriakkan luka,
Di jalan penuh debu dan darah,
Mereka tertawa di istana,
Menghitung harta, menutup telinga!
Bakar singgasana!
Hancurkan tirani palsu!
Jika suara tak bergema,
Untuk apa tahta itu?
Bakar singgasana!
Jangan biarkan diam menang!
Jika suara tak bermakna,
Lebih baik semua hilang!
Kami bangun dari abu kecewa,
Tak butuh lagi sandiwara,
Kertas-kertas tak berarti,
Jika nurani mati!
Bukan sekadar marah,
Ini dentum nyawa yang patah,
Jika tak didengar,
Kami akan mengguncang langit gelap!
TAHTA TANPA MAKNA!
SUARA TANPA TEMPAT!
HILANGKAN SEMUANYA!
JIKA INI TAK UNTUK RAKYAT!
Bakar singgasana!
Hancurkan boneka-boneka!
Jika mereka hanya diam,
Tak perlu lagi mahkota!
Bakar singgasana!
Kami takkan tunduk lagi!
Lebih baik tak ada mereka,
Daripada terus dicurangi!