Senja baru saja berlalu
Membawa rindu yang tak menentu
Di hati ini, terukir satu nama
Laila Agustin, kau pemiliknya
Sejak pertama kita berjumpa
Dunia seakan berbeda warna
Senyum manismu, pancarkan cahaya
Hangatkan jiwa yang lama lara
Oh, Laila Agustin, cintaku
Namamu terindah di dalam doaku
Kaulah bintang yang terangi malamku
Pelita hati di setiap langkahku
Di bawah langit bulan Agustus
Cinta ini bersemi, takkan pupus
Untukmu, Laila, seluruh rasaku
Kaulah satu, selamanya milikku
Tawa kecilmu, melodi merdu
Iringi hari-hari yang syahdu
Tak pernah lelah mata memandang
Paras ayumu, tak jemu kupandang
Genggam tanganku, jangan kau lepas
Bersama kita arungi waktu, tanpa batas
Setiap detik bersamamu adalah anugerah
Laila Agustin, cintaku takkan berubah
Oh, Laila Agustin, cintaku
Namamu terindah di dalam doaku
Kaulah bintang yang terangi malamku
Pelita hati di setiap langkahku
Di bawah langit bulan Agustus
Cinta ini bersemi, takkan pupus
Untukmu, Laila, seluruh rasaku
Kaulah satu, selamanya milikku
Mungkin waktu akan terus berlari
Namun cintaku padamu takkan mati
Terpatri janji di dalam sanubari
Hanya untukmu, Laila Agustin
Oh, Laila Agustin, cintaku
Namamu terindah di dalam doaku
Kaulah bintang yang terangi malamku
Pelita hati di setiap langkahku
Di bawah langit bulan Agustus
Cinta ini bersemi, takkan pupus
Untukmu, Laila, seluruh rasaku
Kaulah satu, selamanya milikku
Laila Agustin...Cintaku...Selamanya...