Politik janji manis, ujungnya nangis
Kursi empuk jadi tujuan habis-habis
Kata-kata manis, semua ditulis
Rakyat terjebak lagi, janji cuma di kertas tipis
Waktu kampanye wajah ramah senyum lebar
Datang ke pasar, bagi kaos sama sabar
Janji fasilitas, sekolah gratis
Nyatanya anak putus sekolah makin tragis
Mereka bicara seolah pahlawan
Tapi habis menang, rakyat dilupakan
Uang rakyat raib entah ke mana
Yang kaya makin kaya, yang miskin sengsara
Politik penipu, janji palsu melulu
Kursi jadi rebutan, rakyat cuma jadi tamu
Politik penipu, lidah bercabang seribu
Katanya demi bangsa, nyatanya demi saku
Media jadi panggung sandiwara
Debat panas cuma jual drama
Rakyat lapar, harga naik terus
Mereka sibuk selfie, update status
Korupsi jalan, proyek fiktif
Hukum kadang tajam tapi pilih-pilih
Suara rakyat dijual murah
Habis dipakai, langsung dibuang percuma
Politik penipu, janji palsu melulu
Kursi jadi rebutan, rakyat cuma jadi tamu
Politik penipu, lidah bercabang seribu
Katanya demi bangsa, nyatanya demi saku
Dari janji ke janji, dari mimpi ke mimpi
Skenario lama diputar lagi
Rakyat cerdas jangan sampai tertipu
Buka mata lebar, jangan mau dibodohin terus
Politik janji manis, ujungnya nangis
Janji di kertas, habis tanda tangan habis
Politik penipu, jangan lagi percaya
Bangun negeri ini harus dengan kita semua!