Lima Tahunan
Langkah berat menyusuri lorong
Yang penuh dengan janji kosong
Tiap lima tahun kau turun ke bawah
Menggamit masa cium tanah basah
Dengan kawalan dan sorotan kamera
Seolah kau tahu isi perut nyeri terasa
Menyapa rakyat dan senyum hangat
Bercengkerama dipenuhi keringat
Padahal jalanan pun tak mengingat
Kecuali saat suara ada menjadi syarat
Setelah pesta dan suara meluap
Kursi tinggi tak bisa lagi menatap
Berlagak merakyat tiap lima tahunan
Lalu menghilang di istana kemewahan
Tidak lagi mengenal jalan kepulangan
Padahal berjanji kepada ibu kandungan
Sepatu mahal injak lumpur pura-pura
Lensa menyorot seolah peduli warga
Tapi saat genting dan tangis melanda
Pintu tertutup suarapun tak sampai jua
Setelah menang semua menjadi bisu
Hanya ada nama dan senyum palsumu
Berlagak merakyat tiap lima tahunan
Lalu menghilang di istana kemewahan
Tidak lagi mengenal jalan kepulangan
Padahal berjanji kepada ibu kandungan
Mana jembatan yang kau janjikan
Mana sekolah, mana pengobatan
Semua tertulis tapi tak berjalan
Menunggu di layar ketidak pastian
Dan saat semua butuh bantuan
Hanyalah ada spanduk dan harapan
Setelah menang semua menjadi bisu
Hanya ada nama dan senyum palsumu
Berlagak merakyat tiap lima tahunan
Lalu menghilang di istana kemewahan
Tidak lagi mengenal jalan kepulangan
Padahal berjanji kepada ibu kandungan
Berlagak merakyat lima tahun sekali
Sisa waktumu untuk lupa dan berlari
Tak lagi kenal jalan pulangmu
Suara siapa yang angkat kau dulu
Kau telah lupa jalan pulang
Kami tak lupa jalan cerita yang hilang