Sempurnakan Dirimu
Kau tunjuk jari ke arah wajahku
Padahal tanganmu berlumur debu
Bicaramu lantang seolah kau dewa
Tapi hatimu kosong, penuh nista
Kau bilang aku salah melangkah
Tapi arahmu tak pernah nyata
Menuntut dunia untuk tunduk
Padahal jiwa penuh luka busuk
Kau bersihkan kaca,
Tapi tak melihat retaknya
Sempurnakan dirimu dahulu
Sebelum kau buat luka padaku
Jangan datang layak permata
Jika tahta hati penuh tipu daya
Sempurnakan dirimu dahulu
Sebelum kau buat luka padaku
Jangan datang layak permata
Jika tahta hati penuh tipu daya
Kau bilang aku salah melangkah
Tapi arahmu tak pernah nyata
Menuntut dunia untuk tunduk
Padahal jiwa penuh luka busuk
Kau mengangkat palu
Tapi mengetuk benda rapuh
Sempurnakan dirimu dahulu
Sebelum kau buat luka padaku
Jangan datang layak permata
Jika tahta hati penuh tipu daya
Sempurnakan dirimu dahulu
Sebelum kau buat luka padaku
Jangan datang layak permata
Jika tahta hati penuh tipu daya
Aku memang bukan malaikat
Tak butuh penghakiman palsu
Bicaramu menusuk sangat
Tak ku biarkan diam membisu
Sempurnakan dirimu dulu
Membuka mulut penuh debu
Jangan kira diam tanda setuju
Aku terlalu dalam untuk dangkalmu
Dan tampak dalam cerminmu...
Retak di balik senyum palsu...
Nilailah sebelumnya dirimu dulu...
Sebelum menilai siapa diriku...