Dia Yang Maha Ada
(Sunan Drajat)
Sebelum segalanya tercipta
Sebelum waktu mulai bicara
Engkau telah ada tanpa ruang
Tak terikat oleh batas dan bayang
Maha hidup tanpa bentuk
Maha kuasa tanpa kantuk
Tak terjamah, tak tersentuh
Namun segala tunduk patuh
Bukan di atas, bukan di bawah
Tak terjangkau akal yang lemah
Segala sesuatu pada Mu bergantung
Bertakwa menjadi insan beruntung
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Bukanlah dzat yang bisa terukur
Tak terpikir bagaimana mengatur
Namun nyata di setiap hati murni
Maha dekat, tanpa jarak, dekat sekali
Bukan di atas, bukan di bawah
Tak terjangkau akal yang lemah
Segala sesuatu pada Mu bergantung
Bertakwalah menjadi insan beruntung
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Meskipun dunia ini nanti lenyap
Engkau kemilau tak akan gelap
Tidak berawal dan tidak berakhir
Hanya Engkau abadi tiada akhir
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu
Yang maha ada tak butuh pijar
Yang maha ada tak butuh sandar
Segala sesuatu kembali pada-Mu
Sebab tiada lain, hanya Engkau satu