Pelan-pelan matahari menyinari tubuhku
Sama hangatnya dengan tatap matamu
Di pasir ini aku mengukir namamu
Sebelum ombak datang menghapuskan rindu
Pelukan mentari sehangat cintamu
Yang datang tanpa diminta
Tak bersuara tapi mengerti
Semua luka yang tak pernah ku bagi
Burung camar dan langit biru
Jadi saksi tiap doa yang kubisu
Kau mungkin tak tahu rasanya
Menanti di antara waktu dan cuaca
Pelukan mentari di pagi sepi
Mengajarkan ikhlas pada hati
Kau tak kembali, tapi masih tinggal
Di udara, di cahaya, di napas yang menyimak
Dan bila malam terlalu sunyi
Kutemukan wajahmu di dalam mimpi
Kau jadi hangat dalam dingin
Seperti mentari yang menembus bayang
Pelukan mentari,
membawa cintamu kembali…