Pandu Ksatria Terbelenggu
pop rock commercial, woodwind, violin, trombone, saxophone, guitar nylon, string acoustic, piano, music tradisional javanese, orchestral, romantic, ballad
Di tanah Hastinapura, kau berdiri megah,
Pandu sang raja, jiwa yang gagah.
Namun kutukan membelenggu takdirmu,
Membawa kisah cinta dan pengorbanan pilu.
Pandu, sang pemimpin yang berjasa,
Namun takdir membuatmu terluka.
Demi kerajaan, kau relakan segalanya,
Mewariskan kebijaksanaan pada para putra.
Di balik mahkota, ada beban berat,
Cinta Kunti dan Madrim menjadi penguat.
Namun dosa masa lalu menjerat jiwa,
Kau memilih jalan sunyi di hutan yang hampa.
Pandu, sang pemimpin yang berjasa,
Namun takdir membuatmu terluka.
Demi kerajaan, kau relakan segalanya,
Mewariskan kebijaksanaan pada putra-putra.
Meski ajal menjemput terlalu dini,
Namamu tetap hidup dalam harmoni.
Pandawa lahir dari doa yang suci,
Menjadi penerus yang menjaga negeri.
Pandu, sang pemimpin yang berjasa,
Namun takdir membuatmu terluka.
Demi kerajaan, kau relakan segalanya,
Mewariskan kebijaksanaan pada putra-putra.
Kini namamu terukir dalam cerita,
Raja yang mengajarkan arti pengorbanan nyata.
Pandu, sang ayah dan pemimpin sejati,
Kenanganmu hidup sepanjang masa ini.