Tanpa Memiliki
Dia datang di antara ragu
Menyebut namamu saat sunyi membeku
Kau berikan waktu, kau berikan hati
Tapi ia tak pernah benar-benar di sini
Kau tahu, tapi kau tetap tinggal
Karena kepergiannya terasa lebih fatal
Dia membutuhkanmu
Tapi tak ingin memilikimu
Dia hanya ingin hangatnya hadirmu
Tanpa beban cinta yang menyusul waktu
Kau coba baca dari tatap matanya
Ada rindu tapi tak ada rumah
Dia menulismu dalam diam
Tanpa niat untuk selamanya
Dan malam selalu jadi saksi
Kau mencintai yang tak berani mencintai
Dia membutuhkanmu
Tapi tak ingin memilikimu
Dia hanya ingin tenang di pelukmu
Tanpa takut kehilangan dirimu
> “Beberapa orang hanya datang...
bukan untuk tinggal...
tapi untuk memastikan kita pernah berarti.”
Kau coba baca dari tatap matanya
Ada rindu tapi tak ada rumah
Dia menulismu dalam diam
Tanpa niat untuk selamanya
Dan malam selalu jadi saksi
Kau mencintai yang tak berani mencintai
Dia membutuhkanmu
Tapi tak ingin memilikimu
Dia hanya ingin tenang di pelukmu
Tanpa takut kehilangan dirimu
Dia membutuhkanmu
Tapi tak ingin memilikimu
Dan kau biarkan saja begitu
Karena di hatimu... dia tetap rumah itu
> “Tanpa memiliki...”
“Kau tetap mencintai...”