Jika hati tertutup kebencian
Setiap kebaikan terasa luka perlahan
Langkah berat, dunia menggelap
Cahaya pun takut mendekat
Namun saat hati memilih tenang
Buruk terasa kecil, tak lagi menang
Cinta diam-diam tumbuh perlahan
Menghangatkan jiwa yang pernah padam
Saat hati condong pada kebaikan
Niat buruk hanya jadi bayang-bayang
Seperti angin lewat tak berbekas
Hilang ditelan sinar yang ikhlas — oh
Tak perlu memaksa waktu berjalan
Takdir tiba saat ruh mengizinkan
Antara doa dan usaha
Ada jalan yang terbuka
Takdir… tak semua itu takdir…
Ada hati yang memilih
Ada jiwa yang berdiri
Menentukan arti sendiri
Takdir… datang entah kapan
Namun hati tetap jadi pilihan
Antara luka atau harapan
Kitalah yang menulis perjalanan
Takdir ya takdir… namun cinta berani
Membawa kita pulang kembali
Takdir… bukan segalanya…
Hati yang menentukan cahaya…